Baterai Portabel Meledak dan Terbakar di Dalam Kereta Tokyu Ikegami Line Tokyo, 1 Penumpang Lansia Terluka

JEPANG

5/18/20261 min read

TOKYO – Insiden mendebarkan terjadi di tengah jam sibuk pagi ini setelah sebuah baterai portabel (power bank/mobile battery) milik seorang penumpang tiba-tiba mengeluarkan api dan terbakar di dalam rangkaian kereta Tokyu Ikegami Line. Peristiwa ini menyebabkan satu orang terluka dan operasional kereta sempat mengalami kelumpuhan total.

Kronologi Kejadian

Menurut laporan dari Kepolisian Metropolitan Tokyo dan pihak Tokyu Electric Railway, insiden terjadi sekitar pukul 07.28 JST di Stasiun Hatanodai, Distrik Shinagawa. Api dilaporkan berasal dari dalam tas ransel milik seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) yang sedang menumpangi kereta tersebut.

Secara mendadak, baterai portabel yang berada di dalam tas tersebut mengalami overheating hingga mengeluarkan percikan api dan asap tebal di dalam gerbong. Penumpang yang panik segera menekan tombol darurat (emergency button) untuk memperingatkan masinis dan petugas stasiun.

Korban dan Dampak Kerusakan

Petugas stasiun yang sigap langsung bergegas membawa alat pemadam api ringan (APAR) ke dalam gerbong untuk menjinakkan api. Sisa-sisa material tas dan baterai yang telah hangus terbakar kemudian dikeluarkan ke area peron dan ditutupi dengan kain putih demi keamanan.

Akibat insiden ini:

  • Satu orang terluka: Seorang wanita berusia sekitar 60 tahun yang duduk di sebelah pemilik tas mengalami luka bakar ringan di bagian lengan kanannya dan segera mendapatkan perawatan medis.

  • Kerusakan minor: Bagian dalam interior gerbong kereta dilaporkan sempat sedikit hangus akibat paparan api sebelum berhasil dipadamkan.

Gangguan Massal Jalur Kereta Ikegami Line

Kebakaran ini berdampak langsung pada mobilitas para komuter di Tokyo. Pihak Tokyu Railway sempat menghentikan seluruh operasional kereta di jalur Ikegami Line (rute Gotanda hingga Kamata) demi melakukan pengecekan keselamatan.

Sebanyak 33 jadwal perjalanan kereta terpaksa dibatalkan, memicu keterlambatan masal yang berdampak pada sekitar 9.300 penumpang di pagi hari. Operasional kereta baru dinyatakan aman dan kembali berjalan normal sekitar 40 menit kemudian, yakni pada pukul 08.10 JST.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dari Sektor Ebara masih melakukan investigasi mendalam mengenai merek dan penyebab pasti mengapa baterai portabel tersebut bisa meledak secara tiba-tiba. Otoritas keselamatan Jepang kembali mengimbau warga untuk berhati-hati terhadap risiko penggunaan lithium-ion battery berkualitas rendah atau yang sudah masuk dalam daftar penarikan produk (recal)